Desainer Lebanon Yang Ada Dimana-Mana Pada Musim Penghargaan Ini

ROBOPRAGMA PRO

Desainer Lebanon sudah lama mendandani wanita glamor di semua dunia. Pada musim penghargaan ini, talenta fesyen berasal dari negara kecil Levantine juga amat menonjol di karpet merah musim penghargaan, menjadi berasal dari Golden Globes sampai Academy Awards dan segala sesuatu di antaranya. Kamu pecinta game online? Sering main tapi susah menang dan sering kalah? cobain deh pakai bantuan ROBOPRAGMA PRO, dijamin bermain game jadi lebih mudah dan lebih asik.

Tony Ward, yang studionya berlokasi di Beirut, mendandani Da’Vine Joy Randolph untuk Penghargaan Gubernur dan Hannah Waddingham untuk SAG Awards. Desainer Lebanon Elie Saab, yang berkantor pusat di Paris, sudah dikenakan oleh Mandy Moore (Critics Choice), Reese Witherspoon (SAG Awards), Emily Blunt (BAFTA) dan Hailee Steinfeld (Oscars) didalam lebih dari satu minggu terakhir.

Duo yang berbasis di Beirut, Azzi & Osta, mendandani Veronica Ferres untuk The Golden Globes, saat Zuhair Murad, juga berbasis di Beirut, muncul di Maitreyi Ramakrishnan (di Oscar), Allison Williams (Critics Choice), Zawe Ashton (Emmys) dan Jennifer Lopez (untuknya This is Me… Now: A Love Story L.A. premiere).

Dikenal sebagai orang pertama yang sebabkan terobosan bersama dengan gaun berpotongannya, Mônot, oleh desainer Lebanon-Amerika Eli MIzrahi, mendandani Sydney Sweeney untuk People’s Choice Awards, Fantasia Barrino untuk NAACP Image Awards, dan Brittany Snow menghadiri Oscar untuk menolong film pendek selanjutnya Merah, Putih dan Biru memakai brand tersebut.

Dalam lebih dari satu bulan terakhir, Georges Chakra, yang berbasis di Beirut bersama dengan showroom di Paris, mendandani Molly Sims dan Andra Day untuk Golden Globes, dan Sims kembali untuk Oscar, dilengkapi Cara Jade Myers berasal dari Killers of the Flower Moon, saat Georges Hobeika ( juga berbasis di Beirut bersama dengan showroom Paris) sudah mendandani Adele, Sheryl Lee Ralph, Beyoncé, Lisa Blackpink, dan Quinta Brunson.

Tentang mengapa aktris tertarik pada siluet flamboyan para desainer ini, Joe Challita, pendiri Lebanon Fashion History dan editor mode di Marie Claire Arabia punyai penjelasannya. “Desainer Lebanon secara indah mencerminkan esensi posisi geografis mereka, yang terdapat sebagai pintu gerbang pada Timur dan Barat,” kata Challita. “Mereka mendapatkan gagasan berasal dari kedua dunia, mengkombinasikan kekuatan tarik Timur dan kecanggihan Barat, membentuk identitas unik mereka, yang merupakan keuntungan besar. Dengan pemahaman dan apresiasi yang mendalam pada estetika Timur dan Barat, para desainer Lebanon menciptakan karya-karya yang dapat di terima oleh khalayak global.”

Ward, yang sudah lama tampil di karpet merah menjadi berasal dari musim penghargaan sampai Festival Film Cannes, juga menunjukkan “keahlian inovatif” berasal dari group desainer ini. “Kami menggunakan saat berjam-jam untuk meneliti dan bereksperimen untuk sebabkan sebuah gaun jadi abadi dan unik, sekaligus menciptakan gaun yang susah untuk ditiru,” kata Ward. “Kami mengupas teliti mikro untuk mendapatkan gambar yang sempurna dan menurut aku itulah yang sebabkan kami menonjol.

Chakra, yang mereknya ditampilkan didalam The Devil Wears Prada, menyatakan, “Keahlian, lebih-lebih didalam bidang couture, menonjol dikarenakan perhatiannya yang teliti pada teliti dan pemakaian kain mewah. Sebagai orang Lebanon, para perajin dan couture atelier mengkombinasikan seni tradisional bersama dengan estetika modern, agar menciptakan sesuatu yang mewah. Secara pribadi, fokus aku adalah pada mutu kain, dan teknik penjahitan yang sempurna untuk menampilkan gaun yang menceritakan kisah keanggunan dan menampilkan keahlian luar biasa.”

Desainer terkenal dunia Elie Saab — yang baru saja meluncurkan koleksi Musim Gugur Musim Dingin 2024 yang menarik di Paris yang terinspirasi oleh th. 1960an dan 70an, dunia Elvis dan Priscilla Presley, dan juga budaya Country Western — menjelaskan kepada The Hollywood Reporter bahwa, “kekayaan budaya Lebanon dan gagasan wanita Lebanon, lebih-lebih berasal dari th. 70an amat pengaruhi desain saya. Dalam kreasi kami, kami mengkombinasikan esensi Lebanon bersama dengan pesona Mediterania dan kami punya tujuan untuk sebabkan wanita menjadi percaya diri dan cantik tiap tiap saat. Mulai berasal dari manik-manik dan sulaman yang rumit sampai siluet yang dirancang bersama dengan sempurna, tiap tiap pakaian menceritakan kisahnya sendiri.”

Saab adalah desainer Lebanon pertama yang sebabkan terobosan besar di karpet merah musim penghargaan, dikala Halle Berry mengenakan gaun merah anggur bersama dengan korset bunga tipis di Academy Awards 2002. Tahun itu, Berry jadi wanita kulit hitam pertama yang memenangkan Oscar untuk aktris terbaik.

“Beberapa faktor berkontribusi sebabkan gaun yang dikenakan Halle Berry di Oscar 2001 jadi ikon,” kenang Saab. “Tentu saja, desain gaunnya punyai peran mutlak namun juga fakta bahwa dia memenangkan Oscar malam itu menjadikan peristiwa ini legendaris dan tak terlupakan. Liputan berasal dari gaun ini dan paparan yang sudah menempatkan brand selanjutnya di semua berita utama dan mengukuhkan nama kami di kancah internasional. Kisah ini menunjukkan betapa sebuah karya dapat mengubah karier seorang desainer dan bahwa tiap tiap desain dapat jadi kuat dan sebabkan orang merasakan sesuatu yang istimewa.”

Berry yang mengenakan gaun itu sebabkan Saab terkenal dan sejak itu, Lebanon sudah membuahkan banyak desainer pakaian berbakat yang juga terkenal didalam mendandani wanita Hollywood.

Seluk Beluk Berpakaian Untuk Karpet Merah

Ketika duo Azzi & Osta mendapat telephone bahwa mereka tengah mendandani aktris Jerman Veronica Ferres (Catherine The Great, Ladies Room) untuk Globes, mereka sadar pakaian yang paling sesuai untuknya. “Saat stylist Veronica memilih penampilan ini berasal dari koleksi pakaian siap memakai musim semi musim panas terbaru kami, kami pikir ini dapat jadi pasangan yang serasi,” kata George Azzi. “Dia punyai penampilan yang kuat dan teliti off-shoulder dapat amat sesuai bersama dengan siluet, karisma, dan potongan rambutnya, dia memakainya bersama dengan sempurna! Desainnya, lebih dari satu besar menonjolkan jahitan dan potongan, wujud dua warna hitam dan putih bersama dengan ruffle berputar-putar pada gaun yang muncul di karpet merah.”

Rekan desainnya, Azzi & Osta, setuju. “Memang benar, didalam tiap tiap desain, kami melukiskan wanita terkemuka sebagai inspirasi, dan lebih merupakan peristiwa cahaya bintang daripada peristiwa aktris Hollywood di karpet merah selama musim penghargaan,” kata Assaad Osta. “Ini berikan sang bintang sorotan untuk merayakan pencapaiannya, dan gaun yang tepat dapat selalu melengkapi momennya. Bagian terbaiknya adalah ini jadi peristiwa abadi.”

Faktanya adalah, kadang kala desainer tidak cukup mendapat perhatian saat mendandani seorang aktris untuk acara penghargaan, namun mereka berupaya keras untuk mewujudkannya. Dengan pemberitahuan pada lebih dari satu hari sebelum akan pertunjukan sampai seminggu sebelumnya, mereka perlu segera sebabkan gaun sesuai ukuran aktris selanjutnya dan mengirimkannya ke lokasi. Desainer asal Lebanon, Rani Zakhem, sadar betul dapat perihal ini. Pada th. 2010, dia mendandani Betty White dikala dia terima penghargaan pencapaian seumur hidup di SAG Awards, dia mendandani Ratu Latifah bersama dengan gaun malam putri duyung satu bahu hitam pada th. 2012 dan Kaley Cuoco bersama dengan gaun pesta bermotif bunga korset pada th. 2014, keduanya untuk Golden bola dunia.

“Ini amat mendebarkan dan mengasyikkan, kadang kala kami mendapat pemberitahuan di menit-menit paling akhir untuk mendandani seorang aktris,” kata Zakhem kepada THR. “Ada banyak malam tanpa tidur dan jam-jam gelisah untuk menyelesaikan gaun tepat waktu. Saya perlu mengerjakan gaun Jacki Weaver didalam satu minggu [untuk Oscar 2013]. Entah seseorang mengirimkan gaun itu ke L.A. atau seseorang menerbangkannya ke L.A. secara pribadi. Dan pada saat-saat yang pemberitahuannya dua sampai tiga hari sebelumnya, gaun selanjutnya sudah sesuai bersama dengan koleksinya, dan sesuai untuk aktris selanjutnya layaknya sarung tangan. Saya selalu menjadi amat puas dikala seorang aktris berprestasi mengenakan salah satu gaun aku di karpet merah.”

Ward menjelaskan dia pernah mengalami kejadian di mana selebriti pada menit-menit paling akhir memutuskan gaun mana yang dapat mereka memakai ke sebuah acara. “Namun,” ia menekankan, “potongan-potongan yang aku peduli untuk selebriti cantik ini, layaknya biasa, mencerminkan jenis mereka dan sebabkan mereka bercahaya di bawah sorotan bersama dengan cara yang edgy bersama dengan sinyal tangan aku yang timbul.” Senada bersama dengan perihal tersebut, Saab menjelaskan bahwa “Agen PR kami yang berlokasi di L.A. diberi tugas untuk berkomunikasi baik secara segera bersama dengan selebriti atau stylist untuk menolong mereka menemukan gaun yang tepat. Kami menghadirkan kepada mereka pilihan gaun yang sesuai bersama dengan beberapa syarat mereka. Mereka kadang kala memilih penampilan apa terdapatnya atau kami mengadaptasinya dan menyesuaikannya untuk mencukupi ekspektasi mereka.”

Sejarah Panjang Desain Fashion di Lebanon

Saab bukanlah desainer Lebanon pertama yang mendandani wanita terkenal. Mendiang Elie Ward, salah satu penjahit terkenal di Beirut dan papa berasal dari couturier Tony Ward menciptakan gaun dan pakaian siap memakai untuk wanita berasal dari Irak, Arab Saudi, Prancis, dan Meksiko. Dan sebelum akan dia, haute couture di Lebanon sudah mapan dan tambah berkembang selama lebih dari satu dekade terakhir.

Wanita visioner layaknya Madame Djenny, yang dikenal sebagai “Chanel du Liban” menginspirasi dunia haute couture Lebanon pada akhir th. 1920an dan awal th. 1930an. Namun, sadar Challita, “Baru pada th. 1960an para couturier Lebanon jadi terkenal, bertepatan bersama dengan kebangkitan ekonomi, pariwisata, dan sosial negara tersebut, agar Beirut mendapat julukan ‘Paris berasal dari Timur’. Era ini melambungkan Lebanon jadi sorotan internasional, menarik tokoh-tokoh terkenal layaknya Ratu Soraya berasal dari Iran dan Permaisuri Farah Diba untuk datang ke desainer ternama layaknya Joseph Harouni dan ahli bordir Madame Salha, yang oleh Francois Lesage berasal dari Maison Lesage Paris disebut sebagai ‘Christian Dior of Timur.’ Selebriti Eropa juga berbondong-bondong menyukai pakaian Lebanon dikarenakan desainnya yang mewah, lebih-lebih dikarenakan sulamannya yang kaya bersama dengan sentuhan Timur.”

Challita mencatat bahwa para couturier Lebanon jadi terkenal dikarenakan perhatian mereka yang teliti pada teliti dan kemewahan. Oleh dikarenakan itu, wanita layaknya Lamia El Solh – yang dikenal punyai rangkaian gaun pengantin terpanjang di dunia, dirancang oleh Madame Salha, dikala ia menikah bersama dengan Pangeran Maroko, Moulay Abdallah pada th. 1961 – ditampilkan di majalah Paris Match dan majalah Quick Jerman. “Selain itu, desain Joseph Harouni menghiasi upacara penobatan Permaisuri Farah Diba, dan setelah kematiannya, istrinya Samia melanjutkan warisannya bersama dengan merancang gaun untuk Jacqueline Kennedy, Ibu Negara Amerika Serikat, layaknya yang diceritakan oleh keluarganya. Harouni juga mendandani Ratu Soraya berasal dari Iran, menandai pengaruhnya yang abadi pada dunia haute couture,” kata Challita. Selain bermanfaat, ROBOPRAGMA PRO juga sudah banyak dipakai dan dipercayai banyak orang guys, jadi jangan ragu lagi untuk nyobain ya guys.

Sejarah yang kaya selama lebih berasal dari satu abad jadi masukan bagi para desainer Lebanon masa kini. “Saya amat antusias bersama dengan karpet merah th. ini. Saya menyimak selebriti dan stylist jadi lebih berani dan amat fokus pada karya seni untuk menceritakan sebuah kisah,” kata Chakra. Saab menambahkan, “Saya selalu menantikan musim penghargaan, dikarenakan ini adalah periode yang amat spesial bagi industri film dan aktris yang menginginkan bercahaya dan selalu tampil terbaik. Dan ini juga merupakan peluang besar bagi para desainer untuk berkembang, menunjukkan karya dan gagasan terbaru mereka. Meskipun pendekatan didalam pemilihan gaun sudah beralih selama bertahun-tahun, kami tetap menganggapnya sebagai tantangan untuk melampaui ekspektasi.”

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *